Taukah teman, hobi merupakan hal yang tidak bisa dilepas dari seseorang pribadi
itu sendiri, so, jika kalian gak punya hobi sama sekali, maka perlu
dipertanyakan tu,,,
Hobi adalah kegiatan
yang dilakukan pada waktu luang
untuk menenangkan pikiran seseorang, kata Hobi merupakan sebuah kata
serapan dari bahasa Inggris"Hobby".
Sebenarnya tujuan dari hobi sendiri adalah untuk memenuhi keinginan dan
mendapatakan kesenangan sob, jadi dengan kata lain, hobi itu adalah pelipur
lara kita.
Jika kalian masih berpikiran bahwa hobi adalah untuk
kesenangan semata, itu keliru,,, mungkin nilai kalian minus, bukan 0 lagi,,,
hehe, but, hobi itu juga bisa mendatangkan nikmat yang luar biasa lho dalam
hidup ini, mungkin juga bisa mendatangkan rezeki buat kalian. Contohnya aja
nulis, walaupun cuma sebatas pengalaman, tapi kan bisa bermanfaat memberikan
petuah dan motivasi buat teman-teman semua.
Oh ya, nikmat itu tidak hanya untuk kesenangan sendiri sob,
coba deh kalian pikir, hobi juga bisa bermanfaat bagi orang banyak, misal nih
ya, kalian punya hobi membuat prakarya dari bahan bekas. Hayo,, pasti
manfaatnya luar biasa kan? Udah untuk kesenangan sendiri, mengurangi limbah di
masyarakat, dan kalau dijadikan usaha, bisa memberdayakan umat tuh, keren g?
Tapi sob, jika kalian melakukan Hobi tetap harus ada batasannya yah, jangan
sampai hobi kamu dapat meresahkan orang lain, kan itu malah merugikan. Kalau
itu sudah terjadi, kalian harus cepat-cepat gulung tu hobi, trus dibuang ke
laut, Oke, dan buka lembaran hobi baru yang bisa bermanfaat buat kalian,
lebih-lebih orang banyak.
Suatu hobi dapat dikatakan bernilai positif atau negatif
menurut tinjauan syari’ah tergantung dari dua hal :
1.
Niat atau yang memotivasi
melakukan hobi tersebut.
Umar bin Khottob bahwa Rasulullah saw bersabda,”Sesungguhnya
suatu amal tergantung dari niatnya.” (HR. Bukhori Muslim).
Coba deh kita pikir bareng-bareng yuk, sebenarnya niat yang
kita lakuin ini, untuk apa ya? Apa cuma ikut-ikutan, atau malah karena ada si
dia yang punya hobi seperti yang kamu tekunin? Hehe. Tapi g papa sih jika hobi
itu bermanfaat buat kalian dan yang pastinya tidak merugikan orang lain, dan
yang pasti kalian merasa nyaman dengan hobi kalian, alias tidak terpaksa. Karena,
kalau udah ketemu dengan namanya “terpaksa”, itu bukan hobi lagi namanya, dan
satu lagi yang terpenting “HOBI Bukan Untuk Kejahatan” ya, contohnya nih ya,
kalian punya hobi olah raga, pasti bakal bugar tu badan, hla tapi untung kalau
untuk jihad dan bermanfaat untuk orang lain hla kalau untuk merampok atau
menindas orang lain, kan malah repot. Semoga kita selalu diberikan jalan untuk
memperoleh Ridho-Nya, amin.
2.
Jenis hobinya, apakah
termasuk didalam kategori halal, haram atau mubah.
Halal, jika apa yang kita lakukan itu adalah yang dihalalkan
secara tegas oleh syari’ah sob, hobi yang diwujudkan karena kecintaanya pada
Allah SWT dan Rosul-Nya, seperti : Membaca Al Qur’an, membaca buku-buku agama,
dan buku bermanfaat lainya, mengerjakan shalat, atau yang sejenisnya,
sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Telah dijadikan shalat sebagai kesukaanku.”
(HR. An Nasai)
Dikatakan haram jika hal-hal tersebut diharamkan di Al Qur’an dan As Sunah sob,
seperti berzina, mabuk-mabukan, memakan harta anak yatim, dsb. So, hindari ya,
dan jangan sampai kita terjebak di dalamnya. Oh ya, jika kalian punya niat baik
di dalam sesuatu yang haram, misalnya suap untuk dakwah islam, itu juga haram
sob, karena,”Niat yang baik tidak dapat membenarkan yang haram” atau kaidah
lainnya “Bersiasat atas yang haram adalah haram” (kaidah fiqih).
Dan satu lagi sob, “Segala sesuatu pada asalnya mubah”.
Jadi tetap semangat dengan apa yang kita lakukan yah, dengan
niat yang baik dan karena Allah SWT, pasti kita akan diberi kelancaran dan
banyak manfaat bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga orang lain.
(InsyaAllah)
Semangat…….!
Siska
